News PBSI IKIPMu Maumere

Minggu, 23 Oktober 2016

JANGAN LEWATKAN..!!!! Kesempatan Menimbah Ilmu dan Berbagi Untuk Negeri

News_PBSI-- Undangan terbuka untuk (umum) bagi anda yang peduli terhadap perkembangan dan kemajuan dalam dunia pendidikan khususnya pada bidang studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia serta Pendidikan Matematika.

IKIP Muhammadiyah Maumere dalam waktu dekat ini (Sabtu,29 Oktober 2016), akan mengadakan kegiatan SEMINAR NASIONAL yang bertajuk "Inovasi Pembelajaran untuk Indonesia Berkemajuan". 

Bagi anda yang berminat hadir dan ikut dalam kegiatan dimaksud dapat menghubungi panitia resmi yang tercantum pada brosur undangan kami. newspbsiikipmu.blogspot.com

Hadir dan Ikuti.....!!!! 
Seminar Nasional IKIP Muhammadiyah  Maumere

Senin, 17 Oktober 2016

Hadir dan Ikuti "Seminar Nasional" IKIP Muhammadiyah Maumere

News PBSI- IKIP Muhammadiyah Maumere akan menyelenggarakan "Seminar Nasional" dengan tema "Inovasi Pembelajaran Untuk Indonesia Berkemajuan".(29/10/16)

Agenda kegiatan Seminar Nasional ini nantinya di jadwalkan pada tanggal 29 Oktober 2016 di Aula Lt.3 Kampus IKIP Muhammadiyah Maumere, Jl.Jenderal Sudirman Waioti Maumere Nusa Tenggara Timur.

Pembicara utama dalam kegiatan Seminar Nasional terdiri dari tiga nara sumber ahli di bidang studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Prof. Dr. Yus Mochamad Cholily, M.Si (Guru Besar UMMdan Dr. Siti Inganah, M.Pd merupakan pembicara utama terkait inovasi pembelajaran khusunya pada program pendidikan Matematika. Sedangkan Dr. Ribut Wahyu Eriyanti, M.Pd (Ketua Prodi Magister PBSI UMM) adalah nara sumber ahli pada bidang studi Pendidikan Bahasa dan Sasra Indonesia.

IKIP Muhammadiyah Maumere juga menghadirkan Bupati Sikka (Drs. Yos Ansar Rera) sebagai Keynot Speak dalam membuka rangkaian kegiatana seminar Nasional yang akan di langsungkan akhir Oktoberber ini.(newspbsiikipmuhmaumere.blogspot.com)

Kamis, 22 September 2016

OKK; Rektor IKIPMu Maumere, Ajarkan Kesantunan Kepada Mahasiswa Baru T.A 2016/2017

@News_PBSI-- Rektor IKIP Muhammadiyah Maumere, Abdul Natsir Rodja memberi sambutan dalam acara kegiatan OKK "Orientasi Kehidupan Kampus" Kampus Biru IKIP Muhammadiyah Maumere. (Selasa, 20/09/2016)

Masa Oerientasi Mahasiswa merupakan sebuah momen untuk mengenal satu sama lain. Menjadi mahasiswa, haruslah mengetahui secara baik tentang tata cara berprilaku baik dalam kehidupan kampus maupun kehidupan bermasyarakat. Hal ini di sampaikan oleh Rektor IKIPMu Maumere saat memberi sambutan di hadapan seluruh maba peserta OKK T.A 2016/2017.

Kesantunan berprilaku adalah cerminan kewibawaan seseorang dalam bersikap. Seseorang yang menunjukkan sikap santun akan mudah dicintai dan di kagumi oleh banyak orang. Hal ini perlu di lakukan oleh mahasiswa dalam kaitannya dengan kehidupan kampus. Saling menghargai, menjunjung tinggi sportifitas, kerjasama, jujur dan bertanggung jawab merupakan bentuk sikap yang harus di tunjukkan seorang mahasiswa dalam kaitannya dengan kehidupan kampus dan bermasyarakat.

Mahasiswa yang hebat adalah mahasiswa yang tidak hanya sekedar mengejar nilai tinggi, melainkan mampu mengimbangi antara sikap berprilaku dan keilmuan yang di milikinya. Sebab menjadi seorang akademisi tidaklah cukup jika prilaku yang di tampilkan belum menunjukkan sikap seorang yang berpendidikan. Oleh karena itu, sudah saatnya  mahasiswa perlu menyadari bahwa pentingnya menjaga kesantunan dalam berprilaku baik dalam keluarga, kampus, maupun di lingkungan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Rektor IKIP Muhammadiyah Maumere juga menyampaikan pesan kepada Maba peserta OKK agar "mencintai Lembaga Institusi ini sebagai mana kamu mencintai diri sendiri,." IKIPMu adalah  IKIPku juga... IKIP Muhammadiyah Maumere akan selalu terbuka untuk semua kalangan. Berkarya, berinovasi, berprestasi dan pengabdian kepada masyarakat guna membangun Nian Sikka menuju Sikka Berkemajuan.(Sumber;http://newspbsiikipmuhmaumere.blogspot.co.id/)

Rabu, 21 September 2016

Ansar Rera Buka Kegiatan OKK Maba IKIP Muhammadiyah Maumere

News_PBSI-Bupati Sikka, Yos Ansar Rera beri sambutan dan membuka kegiatan OKK Maba IKIP Muhammadiyah Maumere T.A 2016/2017. (Selasa/20/09/2016).

Bupati Sikka Yos Ansar Rera dalam lawatannya di Kampus Biru IKIP Muhammadiyah Maumere pada acara OKK "Orientasi Kehidupan Kampus" memberi pesan kepada Mahasiswa Baru IKIPMu, agar menjadi mahasiswa sejati yakni mahasiswa yang bukan sekedar memiliki kemampuan Intelektual melainkan mahasiswa yang mampu menjaga nilai luhur budaya dan selalu mengedepankan musyawarah di saat mengahadapi problematika sebuah kebijakan. Sikap nilai luhur di maksud antara lain sikap toleransi atas keragaman suku dan budaya yang ada di Kabupaten Sikka ini.

Seorang mahasiswa haruslah menunjukkan sikap sebagaimana sejatinya mahasiswa. Sandangan nama depan "Maha" memiliki makna yang "Tinggi" dari tinggkat jenjang studi sebelumnya. Oleh karena itu, seorang mahasiswa harus mampu memposisikan diri sebagai Agen Of Change di tengah-tengah masyarakat madani. Sehingga dapat memberi perubahan menuju satu Sikka Berkemajuan seperti halnya visi Pemerintah Kab. Sikka.

Pada kesempatan itu juga, Ansar Rera menyampaikan dukungannya dan apresiasi kepada IKIP Muhammadiyah Maumere sebagai lembaga penyelenggra Pendidikan Tinggi yang bakal menghasikan SDM di bidang keguruan sehingga dapat memajukan dunia pendidikan khususnya di Nian Sikka tercinta ini. (http://newspbsiikipmuhmaumere.blogspot.co.id/)

Selasa, 20 September 2016

Prof.Dr.Khudzaifah Dimyati hadiri OKK Maba IKIPMu Maumere

Photo_Doc.Prof.Khudzaifah (Kiri) & Erwin Prasetyo (Kanan)
Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, M.Hum Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Solo (UMS) hadir dalam acara pembukaan OKK "Orientasi Kehidupan Kampus" di Kampus biru IKIP Muhammadiyah Maumere. (Selasa,20 September 2016) 

Kehadiran Prof. Khudzaifah Dirut Pasca Sarjana UMS di Kampus biru IKIP Muhammadiyah Maumere antara lain memenuhi undangan untuk mengisi materi OKK dengan tema "Mewujudkan Mahasiswa yang Cerdas dalam Menghadapi Dinamika Era Globalisasi". Tema tersebut sengaja di angkat untuk menumbuhkan semangat dan optimisme mahasiswa dalam menghadapi dinamika Era Globalisasi yang sekarang menjadi problematika bangsa Indonesia menuju sebuah perubahan berkemajuan. Prof. Khudzaifah dalam penyampaian materinya di dampingi oleh Erwin Prasetyo Warek 1 IKIP Muhammadiyah Maumere.

Prof. Khudzaifah menyampaikan bahwa  dalam menghadapi dinamika Era Globalisasi saat ini Perguruan Tinggi (PT) perlu memperhatikan beberapa hal dalam rangka peningkatan mutu serta persaingan untuk kemajuan yaitu; perlu adanya kesadaran, pemahaman dan pengkajian terlebih dahulu mengenai tantangan-tantangan akademik yang menjadi kelemahan dalam persaingan, peningkatan kualitas mutu lulusan yang berkompeten sesuai bidang studi, menjalin kerja sama antar Instansi baik Swasta maupun Pemerintah dan yang terakhir adalah Perguruan Tinggi wajib meningkatkan Riset pada setiap bidang studi keahlian guna mndapatkan kepercayaan masyarakat. 

Untuk menjawab tantangan dinamika Era Globalisasi perlu adanya peningkatan sumber daya manusia. Peningkatan SDM ini perlu di lakukan karena mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Prof. Khudzaifah menyampaikan bahwa UMS terbuka untuk memberi kesempatan seluas-luasya bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi lanjut S-2 di Program Pasca UMS. Bagi Mahasiswa IKIP Muhammadiyah yang berprestasi dan siap mengabdikan diri di lembaga Muhammadiyah Insya Allah mendapatkan keringan biaya kuliah. Pernyataan Prof. Khudzaifah tersebut memberi angin segar bagi IKP Muhammadiyah Maumere karena dapat menciptakan peluang dan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi yang ada di Kampus IKIP Muhammadiyah Maumere.

Pada kesempatan itu pula, Prof. Khudzaifah juga menitipkan pesan pada seluruh Mahasiswa peserta OKK bahwa "Jangan Pernah Berhenti Belajar Hingga Masuk Ke Liang Kubur"karena sesungguhnya "Anda adalah Orang-orang Terpilih diantara Orang-orang yang Beruntung". Sungguh begitu dalam pesan yang disampaikan Prof. Khuzaifah di hadapan seluruh peserta OKK mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere. Besar harapan Prof. Khudzaifah agar IKIP Muhammadiyah terus berkiprah dan mampu bersaing dalam dinamika Era Globalisasi sehingga menghasilkan mutu lulusan yang berkompeten, profesional,Inovatif, Pro-aktif dan mampu menjaga nilai-nilai luhur pendidikan. (http://newspbsiikipmuhmaumere.blogspot.co.id/)

Senin, 19 September 2016

Sekilas Tentang "PBSI IKIP Muhammdiyah Maumere"

 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Muhammadiyah Maumere atau lebih di kenal dengan sebutan "PBSI", merupakan program studi jenjang Strata 1 (S-1) yang mulai berkiprah sejak tahun 2013 hingga kini di Kota Maumere, Kab. Sikka, Nusa Tenggara Timur. 

 PBSI IKIP Muhammadiyah Maumere menyiapkan tenaga guru profesional di bidang kebahasaan dan kesusastraan. Selain itu, PBSI juga menyediakan program mata kuliah pilihan yang disajikan untuk membantu mengarahkan mahasiswa calon lulusan mendapatkan keahlian pada bidang kompetensi lain seperti; Jurnalistik, Pengelolaan Lab. Bahasa, Peneliti bidang bahasa dan sastra Indonesia, Manajemen pengelolaan perpustakaan, BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing) dan Manajemen pengelolaan sanggar budaya.

 Melihat begitu banyaknya keragaman suku dan budaya yang ada di kota Maumere, PBSI IKIP Muhammadiyah Maumere bertekad untuk memartabatkan bahasa dan budaya Sikka agar dapat di kenal luas oleh dunia sehingga peninggalan budaya ini dapat terjaga dan lestari. Melalui tenaga profesional PBSI optimis dan terus berusaha mewujudkan cita-cita luhur ini.

 Impian terbesar dari tujuan di dirikannya program studi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) adalah menjaring kader-kader muda bangsa Indonesia melalui pendidikan formal yang peduli dan cinta bahasa dan budaya Indonesia. Tujuan luhur ini sebagai bentuk rasa simpatik dan peduli kami untuk tetap menjaga kelestarian Bahasa Indonesia yang telah lama mempersatukan segala rumpun budaya, suku, ras dan agama di tanah Air Indonesia tercinta. (sumber; http://newspbsiikipmuhmaumere.blogspot.co.id/)

Senin, 22 Agustus 2016

Unik, Mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere Tampil Beda Pada Karnaval HUT RI Ke-71

Maumere (News_PBSI)-- Mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere tampil unik dalam barisan parade karnaval HUT RI-71.(Jumad,19 Agustus 2016)

Berbeda dengan sejumlah peserta karnaval yang mengusung tema pakaian a­dat dan pahlawan, mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere menyuguhkan aneka kostum unik nan cantik yang tak kalah apiknya de­ngan kostum-kostum berbahan kain lainnya. Ya, ji­ka diperhatikan lebih dekat, a­neka kostum unik yang dikena­kan para peserta ini, ternyata ber­bahan dasar koran bekas, m­ap, bahkan kertas dan kardus. Namun, di tangan-tangan kre­­atif mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere ini ternyata mampu me­­nyulap barang bekas tersebut manjadi kostum yang luar bia­­sa unik dan cantik.

Sebut saja Kristin, adalah mahasiswa semester akhir program studi pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Maumere. Bersama rekan tim lainnya yang saat ini melaksanakan KKNP (Kuliah Kerja Nyata Pendidikan) di Kecamatan Alok, menggagas konsep barisan karnaval berbeda dari biasanya. Mengapa tidak? Barisan karnaval di kota Maumere selama ini hanya menampilkan busana adat, pahlawan dan profesi yang kesemuanya itu di dapatkan dengan cara menyewa di tempat yang menyediakan peminjaman. Sudah pasti banyak uang yang harus dikeluarkan hanya untuk sekedar dikenakan setengah hari dalam acara pertunjukkan karnaval. Alasannya sederhana, yaitu ingin menjunjukkan kepada masyarakat bahwa begitu banyak barang- barang bekas yang selama ini terbuang percuma dan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Nah, dari inisiasi itulah mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere mengkreasikan barang bekas tersebut menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai jual.

Salah satu kreatifitas barang bekas yang dapat di lihat yaitu pada saat barisan karnaval IKIP Muhammadiyah Maumere melintasi sepanjang jalan kota maumere dalam perayaan HUT RI Ke-71. Tidak hanya itu, masih banyak kreatifitas barang bekas lainnya yang dihasilkan oleh mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere. Hal ini juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya menciptakan lingkungan bersih melalui pengolahan barang-barang bekas di lingkungan sekitar. (Sumber;http://newspbsiikipmuhmaumere.blogspot.co.id/)